Cara Melihat Ranking Jurnal
Journal.biz.id Hai semoga selalu dalam keadaan sehat. Pada Blog Ini aku ingin mengupas sisi unik dari Jurnal. Pembahasan Mengenai Jurnal Cara Melihat Ranking Jurnal Jangan skip bagian apapun ya baca sampai tuntas.
- 1.1. 1. Menggunakan Database Pengindeks Bereputasi
- 2.1. Web of Science (WoS):
- 3.1. Scopus:
- 4.1. Cara Mengecek Ranking di WoS dan Scopus:
- 5.1. 2. Menggunakan SINTA (Science and Technology Index)
- 6.1. Cara Mengecek Ranking di SINTA:
- 7.1. 3. Menggunakan Google Scholar Metrics
- 8.1. Cara Mengecek Ranking di Google Scholar Metrics:
- 9.1. 4. Mempertimbangkan Akreditasi Jurnal
- 10.1. 5. Membaca Informasi di Website Jurnal
- 11.1. Tips Memilih Jurnal yang Tepat:
- 12.1. Relevansi:
- 13.1. Reputasi:
- 14.1. Target Audiens:
- 15.1. Biaya Publikasi:
- 16.1. Waktu Publikasi:
- 17.1. Kesimpulan
Table of Contents
Dalam dunia publikasi ilmiah, mengetahui peringkat sebuah jurnal adalah hal krusial. Peringkat jurnal menjadi indikator kualitas dan pengaruh jurnal tersebut dalam bidang keilmuan tertentu. Bagi para peneliti, akademisi, dan mahasiswa, informasi ini sangat penting untuk memilih jurnal yang tepat untuk mempublikasikan hasil penelitian mereka, serta untuk mengevaluasi kredibilitas sumber-sumber referensi yang digunakan.
Namun, bagaimana cara melihat ranking jurnal? Ada beberapa metode dan sumber informasi yang dapat diandalkan untuk mengetahui peringkat sebuah jurnal. Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Menggunakan Database Pengindeks Bereputasi
Database pengindeks bereputasi seperti Web of Science (WoS) dan Scopus adalah sumber informasi utama untuk melihat ranking jurnal. Kedua database ini memiliki metrik yang berbeda untuk mengukur kualitas jurnal, namun keduanya sama-sama diakui secara internasional.
Web of Science (WoS): WoS menggunakan Journal Impact Factor (JIF) yang diterbitkan setiap tahun dalam Journal Citation Reports (JCR). JIF mengukur seberapa sering artikel dalam sebuah jurnal dikutip dalam dua tahun terakhir. Jurnal dengan JIF tinggi dianggap lebih berpengaruh dalam bidangnya.
Scopus: Scopus menggunakan metrik CiteScore, SCImago Journal Rank (SJR), dan Source Normalized Impact per Paper (SNIP). CiteScore mengukur rata-rata sitasi yang diterima artikel dalam sebuah jurnal selama empat tahun terakhir. SJR mempertimbangkan prestise jurnal yang mengutip, sedangkan SNIP menormalisasi perbedaan dalam praktik sitasi antar bidang ilmu.
Cara Mengecek Ranking di WoS dan Scopus:
Untuk melihat ranking jurnal di WoS, Anda perlu berlangganan JCR atau memiliki akses melalui institusi Anda. Setelah masuk ke JCR, Anda dapat mencari jurnal berdasarkan nama atau kategori, dan melihat JIF serta metrik lainnya.
Untuk melihat ranking jurnal di Scopus, Anda dapat mengakses Scopus melalui website Scopus atau melalui institusi Anda. Setelah masuk, Anda dapat mencari jurnal berdasarkan nama atau bidang ilmu, dan melihat CiteScore, SJR, dan SNIP.
2. Menggunakan SINTA (Science and Technology Index)
Bagi peneliti dan akademisi di Indonesia, SINTA adalah sumber informasi penting untuk melihat peringkat jurnal nasional. SINTA adalah portal yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang memberikan informasi tentang kinerja publikasi ilmiah di Indonesia.
SINTA memberikan peringkat jurnal nasional berdasarkan beberapa kriteria, termasuk akreditasi jurnal, jumlah sitasi, dan kualitas artikel yang diterbitkan. Jurnal-jurnal di SINTA diberi peringkat dari S1 (tertinggi) hingga S6 (terendah).
Cara Mengecek Ranking di SINTA:
Anda dapat mengakses SINTA melalui website SINTA. Setelah masuk, Anda dapat mencari jurnal berdasarkan nama atau bidang ilmu, dan melihat peringkat jurnal serta informasi lainnya.
3. Menggunakan Google Scholar Metrics
Google Scholar Metrics adalah alat yang disediakan oleh Google Scholar untuk mengukur visibilitas dan pengaruh publikasi ilmiah. Google Scholar Metrics memberikan informasi tentang h-index dan i10-index jurnal, yang dapat digunakan untuk memperkirakan kualitas jurnal.
Cara Mengecek Ranking di Google Scholar Metrics:
Anda dapat mengakses Google Scholar Metrics melalui website Google Scholar. Setelah masuk, Anda dapat melihat daftar jurnal berdasarkan bidang ilmu, dan melihat h-index dan i10-index masing-masing jurnal.
4. Mempertimbangkan Akreditasi Jurnal
Akreditasi jurnal adalah proses evaluasi dan pengakuan formal terhadap kualitas sebuah jurnal oleh lembaga yang berwenang. Jurnal yang terakreditasi dianggap memiliki standar kualitas yang lebih tinggi daripada jurnal yang tidak terakreditasi.
Di Indonesia, akreditasi jurnal dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbudristek. Jurnal yang terakreditasi oleh Ditjen Dikti diberi peringkat dari A hingga E.
5. Membaca Informasi di Website Jurnal
Banyak jurnal mencantumkan informasi tentang peringkat dan metrik mereka di website jurnal. Informasi ini dapat memberikan gambaran tentang kualitas dan pengaruh jurnal tersebut.
Tips Memilih Jurnal yang Tepat:
Selain melihat ranking jurnal, ada beberapa faktor lain yang perlu dipertimbangkan dalam memilih jurnal yang tepat untuk mempublikasikan hasil penelitian Anda:
- Relevansi: Pastikan jurnal yang Anda pilih relevan dengan bidang ilmu dan topik penelitian Anda.
- Reputasi: Pilih jurnal yang memiliki reputasi baik di kalangan peneliti dan akademisi.
- Target Audiens: Pertimbangkan siapa target audiens penelitian Anda, dan pilih jurnal yang dibaca oleh audiens tersebut.
- Biaya Publikasi: Beberapa jurnal mengenakan biaya publikasi (Article Processing Charge/APC), jadi pastikan Anda mengetahui biaya tersebut sebelum mengirimkan naskah.
- Waktu Publikasi: Waktu publikasi bervariasi antar jurnal, jadi pertimbangkan waktu publikasi jika Anda memiliki tenggat waktu tertentu.
Kesimpulan
Mengetahui ranking jurnal adalah hal penting bagi para peneliti dan akademisi. Dengan menggunakan database pengindeks bereputasi, SINTA, Google Scholar Metrics, dan mempertimbangkan akreditasi jurnal, Anda dapat memperoleh informasi yang akurat dan komprehensif tentang kualitas dan pengaruh sebuah jurnal. Selain itu, pertimbangkan juga faktor-faktor lain seperti relevansi, reputasi, target audiens, biaya publikasi, dan waktu publikasi dalam memilih jurnal yang tepat untuk mempublikasikan hasil penelitian Anda. Dengan memilih jurnal yang tepat, Anda dapat meningkatkan visibilitas dan dampak penelitian Anda.
- Jurnal Ilmiah Google Cendekia: Gerbang Pengetahuan yang Tersembunyi- Jelajahi Lautan Pengetahuan dengan Google Cendekia: Jurnal Ilmiah di Ujung Jari Anda- Buka Kunci Rahasia Penelitian: Google Cendekia, Perpustakaan Jurnal Ilmiah Anda- Google Cendekia: Mesin Pencari Jurnal Ilmiah yang Akan Mengubah Cara Anda Berpikir- Temukan Harta Karun Pen
- Jelajahi Dunia Literasi: Petualangan Membaca yang Menakjubkan Buka Gerbang Pengetahuan: Perjalanan Membaca yang Mengubah Hidup Tenggelam dalam Samudra Kata: Ekspedisi Membaca yang Menyenangkan Membaca: Kunci Menuju Harta Karun Pengetahuan Membaca: Oase Pencerahan di Gurun Ketidaktahuan
- Kisah di Balik Layar: Mengungkap Rahasia Jurnal Penutup Jurnal Penutup: Jendela ke Dunia Akuntansi yang Tersembunyi Membongkar Misteri Jurnal Penutup: Panduan untuk Pemula Jurnal Penutup: Senjata Rahasia untuk Akuntansi yang Akurat Menyingkap Rahasia Jurnal